The Bad Guy: Mengusut Peliknya Kisah Cinta sang Detektif
{REVIEW BUKU}
#NgereadKuy
#KMC9
#BacaBuku
Judul : The Bad Guy
Penulis : Ami_Shin
Penerbit : “A” Publisher
Terbitan : 2019
Tebal Buku : 404 halaman
Cerita tentang seorang perwira kepolisian bernama Leo Hamizan ini mulanya saya baca melalui platform menulis Wattpad. Gaya bahasanya yang luwes dan mengalir membuat saya betah serta penasaran untuk memiliki bukunya pula, terlebih karena Penulis menyebutkan bahwa versi cetak dan versi online (yang sudah ditulis hingga tamat) akan memiliki akhir yang berbeda tapi sama-sama happy ending. Menurut saya, ini adalah suatu teknik pemasaran yang cerdas dan menarik.
Kesan pertama yang timbul saat
memegang buku yang terbit secara self-publish
ini adalah hasil cetakan sampul depannya seperti agak kurang maksimal. Hal ini diakui
pula oleh Penulis melalui akun Wattpad-nya. Saya pribadi tidak terlalu merasa
terganggu dan lebih tertarik dengan kutipan yang tertulis di sampul depan
tersebut yang rasanya tepat sekali menggambarkan kisah ini: she
loves him and he loves her, but it wasn’t that simple.
Kisah cinta Leo Hamizan, seorang perwira polisi berpembawaan dingin dan cuek ini memang tak kalah rumit dengan kasus-kasus yang ditanganinya. Leo yang terkenal piawai dalam mengusut rupa-rupa tindak kejahatan, ternyata tak cukup ahli untuk mengurai perasaannya sendiri. Itu sebabnya ia tak kunjung tergerak untuk meresmikan hubungan dengan sang Tunangan, Rechelle Kanaya Barata, ke jenjang pernikahan. Keterkaitan kedua pasang orang tua mereka di masa lalu membuat hubungan Leo dan dan Rere, begitu si Gadis biasa dipanggil, menjadi rumit. Menjaga Rere yang manja tapi manis itu adalah mandat yang selalu diterima Leo, membuatnya beranggapan bahwa hubungan mereka adalah sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan kendati ia memang juga sungguh peduli pada gadis itu.
Kemunculan Dwi Almira membuat Leo semakin bimbang. Meski awalnya Leo kerap dibuat jengkel oleh reporter yang selalu gigih mengejarnya demi mendapat informasi penyelidikan termutakhir itu, lama-lama ia justru mulai tertarik. Bersama Almira semuanya terasa lebih sederhana. Namun begitu Leo tetap tak mampu menyangkal kalau Rere juga menduduki posisi yang amat penting baginya.
Kisah ini cukup beraroma bucin, tetapi disuguhkan dengan gaya bahasa yang segar dan sesekali mengundang tawa. Pembahasan kasus kriminal yang diangkat memang tidak terlalu kompleks layaknya dalam cerita thriller, tapi cukup menarik untuk disimak bahkan bisa dibilang lumayan seru dan menegangkan. Beberapa bagian dalam buku ini sedikit mengandung unsur kekerasan dan ada juga yang cukup menjurus ke arah adegan dewasa sehingga mungkin kurang cocok untuk dinikmati pembaca remaja.
Selama membaca buku ini saya memang jadi
cukup rajin membuka KBBI dan PUEBI karena merasa ada beberapa cara penulisan
yang agak berbeda. Meski begitu, secara keseluruhan cerita ini tetap enak untuk
dibaca. Penggambaran sikap Leo yang kerap berubah-ubah terhadap Rere selain
membuat geli dan gemas, juga memancing pembaca untuk berspekulasi tentang
perasaan pria itu yang sebenarnya. Secara pribadi, poin inilah yang membuat
saya tertarik dengan kisah ini dan penasaran dengan akhirnya. Sesuai dengan
disampaikan oleh Penulis, cerita ini memiliki akhir yang berbeda antara versi online dan cetak, tapi sama-sama menarik
dan happy ending.
Posting Komentar
0 Komentar